Content viral adalah sebutan bagi tulisan di dunia maya, yang disukai banyak
orang, disebarkan secara sukarela, menjadi bagian kehidupan sehari-hari, dan
menjadi trend baru. Content viral
dapat ditulis oleh siapapun. Salah satu contoh adalah seorang bapak yang
menulis curhatan di media sosial tentang istrinya. Tulisan itu begitu
memprovokasi, sehingga banyak sekali ibu rumah tangga yang protes, melakukan share, dan mengomentari walau kebanyakan
komentarnya menjatuhkan si bapak. Tingginya tingkat share dan komentar membantu akun si bapak menjadi terkenal dan
tulisannya viral.
Siapapun, kapanpun, dan di manapun dapat
menghasilkan Content viral. Untuk
menghasilkannya, yang diperlukan adalah kemampuan berpikir kreatif dan tanggap
terhadap lingkungan.
Mengapa perlu membuat Content viral? Mari bandingkan dua
kondisi ini:
Kondisi 1:
Seorang seniman mendadak terkenal karena
karya lukisnya yang kontroversial ditawar dengan harga sangat tinggi.
Kondisi
2:
Seorang seniman rajin berkarya dan
melakukan pameran sampai tutup usia. Ia meninggal dalam kondisi sederhana,
dengan ditunggui keluarganya yang setia.
Seniman pertama akan dikenang, setidaknya
kisah hidup pernah menjadi viral pada suatu waktu. Bisa jadi setelahnya ia
terus berkarya dan karya-karya selanjutnya juga dihargai mahal, namun bisa pula
setelahnya ia tenggelam. Ia mungkin akan memiliki pola pikir yang berbeda
setelah lukisannya laku dengan harga mahal. Perubahan pola pikir ini membuatnya
baru melepas karya pada harga tinggi.
Seniman kedua, perjalanan proses kreatifnya
berakhir seiring kepergian ke alam baka. Namun ia hanya akan dikenang dalam lingkungan
terbatas. Jika ada orang yang mengenal dan menyukai karyanya, bisa jadi jumlahnya
sangat terbatas.
Jadi, jelas penting untuk setidaknya
sekali saja membuat sesuatu yang kemudian menjadi viral. Bagi seorang penulis,
tulisan yang viral merupakan kebanggaan. Hal ini menunjukkan tidak hanya
kualitas tulisan, tetapi kepekaan mengamati lingkungan dan menganalisa jenis
tulisan yang akan viral.
Bagaimana
cara mendapatkan content viral?
1. Sesuai Kebutuhan
Tulisan yang
diunggah sesuai dengan kebutuhan target pembaca. Pembaca yang merasa
kebutuhannya terpenuhi dengan tulisan pada sebuah web, bukan tidak mungkin akan
berkunjung kembali ke web tersebut.
2. Update
Hal-hal yang ditulis
merupakan informasi update, tetapi disajikan dengan gaya tersendiri dan sudut
pandang yang berbeda dari tulisan bertema sama dalam web lain.
3. Hal Baru atau Inovatif
Tulisan yang
disajikan memuat hal baru (inovatif). Tulisan yang inovatif dapat memberikan
ide baru, bahkan yang tidak terpikirkan oleh pembaca. Umumnya pembaca menyukai
jenis tulisan yang semacam ini, terutama pembaca yang bergerak dalam industri
kreatif.
4. Solusi Masalah
Tulisan menyajikan
solusi (penyelesaian) masalah yang dialami pembaca. Sebagian orang mencari
informasi dalam web ketika mengalami masalah, namun sulit menemukan solusi di
dunia nyata. Solusi jitu dari suatu web memungkinkan pembaca berkunjung kembali
pada lain kesempatan.
5. Promosi
Tidak kalah penting
adalah promosi web dan tulisan yang baru diunggah. Promosi dapat dilakukan
melalui media sosial, dengan menyelipkan link tulisan baru. Selipan link ini
memungkinkan pembaca dapat langsung mengakses tulisan dengan sekali klik.
No comments:
Post a Comment
silahkan koment ya