kumpul blogger

Wednesday, December 20, 2017

Mau Jadi Content Writer? Lakukan Cara Ini Ya!

sumber : dokumen pribadi
Content writer, dapat kita alih bahasakan menjadi penulis artikel. Pekerjaan ini mirip dengan penulis kolom di surat kabar atau majalah, hanya berbeda media saja.  Content writer bekerja untuk media di dunia maya, misalnya blog atau web. Jadi, jika kalian sering membaca berbagai artikel menarik di internet dan mendapat manfaat dari tulisan-tulisan itu, berterima kasihlah kepada Content writer-nya.

Mengapa seseorang perlu menjadi Content writer? Saat ini, dunia maya maju dengan begitu pesat. Banyak sekali web baru, milik berbagai perusahaan dan perorangan yang berlomba menghadirkan isi yang bermanfaat. Kondisi ini merupakan peluang emas bagi Content writer, mengingat tidak semua pemilik web juga memiliki kemampuan menulis.

Siapa saja bisa menjadi Content writer karena umumnya pekerjaan ini tidak dituntut dengan ijazah tertentu. Namun demikian, agar tulisan berbobot dan bermanfaat, maka Content writer harus memiliki wawasan yang luas dan banyak berlatih. Caranya? Banyak membaca. Sebaiknya genre bacaan juga beragam, dengan berbagai gaya penulisan.

Selain itu, Content writer dituntut untuk bekerja tepat waktu. Banyak web yang berusaha mengunggah tulisan baru setiap rentang waktu tertentu. Rajin mengunggah tulisan baru akan dapat meningkatkan rating. Agar tujuan ini bisa dicapai, maka Content writer harus menyediakan tulisan tepat waktu. Ketepatan waktu penyelesaian tulisan dapat dicapai jika penulis tidak menunda-nunda pekerjaannya. Akan lebih baik lagi jika penulis setiap hari meluangkan waktu untuk menulis sedikit demi sedikit, sehingga tulisannya dapat selesai tepat pada waktunya. Bandingkan dengan penulis yang memilih mengerjakan semua tulisan pada waktu terakhir. Cara ini tidak hanya melelahkan, namun juga mengakibatkan tulisan menjadi kurang berbobot karena ditulis dengan tergesa-gesa.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, untuk menjadi seorang Content writer tidak harus memiliki ijazah tertentu. Ketika seseorang memutuskan menjadi Content writer, maka yang harus dilakukannya adalah berlatih menulis, banyak membaca, dan melakukan uji nyali mengunggah tulisan. Di mana bisa uji nyali? Saat ini telah banyak didirikan media blog gratis, baik berupa blog pribadi maupun komunitas. Manfaatkan media semacam ini, unggah tulisan, lalu promosikan kepada teman dan mintalah komentar mereka. Lapangkanlah dada, sebab bisa jadi tidak semua orang menyukai tulisan kita. Terimalah kritik dan gunakan untuk memperbaiki tulisan. Walau tidak perlu juga meluluskan semua usulan perbaikan. Ingat, kita memiliki gaya masing-masing.

Sebagai penulis pemula, akan baik sekali jika bergabung dengan komunitas penulis atau agen penyalur penulis. Komunitas memungkinkan untuk berbagi tips, saling mengomentari tulisan, dan berdiskusi tentang berbagai hal. Banyaknya interaksi akan sedikit banyak membentuk penulis memiliki gaya penulisan yang khas.

Bagaimana cara menjadi Content writer?
1.  Hubungi petugas admin web dan tawarkan jasa penulisan isi. Sebaiknya sertakan contoh tulisan yang sudah pernah diunggah. Akan lebih baik lagi jika contoh tulisan yang ditawarkan adalah tulisan yang banyak dibaca, bahkan menjadi viral;
2.  Bergabung dengan komunitas blogger. Komunitas yang sudah berdiri biasanya dihuni juga oleh blogger yang telah memiliki banyak koneksi. Bergabung dalam komunitas akan membuka peluang-peluang baru bagi calon Content writer;
3.  Bergabung dengan agen penulis. Agen bertugas mempertemukan web yang membutuhkan tulisan dengan penulis yang siap menyediakan jasanya. Bergabung dengan agen penulis juga dapat membuka peluang kerja sebagai Content writer, bukan tidak mungkin berlanjut sampai menjadi penulis buku.

Selamat mencoba ya.

No comments:

Post a Comment

silahkan koment ya