kumpul blogger

Thursday, December 21, 2017

Cara dalam Monetisasi YouTube



sumber : youtube

Cara dalam Monetisasi YouTube. Apa Itu Youtube? Pernah mendengar istilah Vlogger? Vlogger adalah singkatan dari Video (B)logger. Vlogger adalah sosok yang mampu menceritakan tentang sesuatu melalui video. Video tersebut biasanya diupload di dunia maya dan bisa dinikmati siapa saja. Salah satu akun media sosial yang khusus mengunggah video adalah youtube.

Membuat akun YouTube cukup mudah. Syarat utama adalah memiliki email di Google mail atau gmail sebab YouTube berinteraksi langsung dengan Google seperti halnya blogspot dengan Google. Jika telah memiliki akun Google mail maka buka YouTube.com dan login. Setelah login ke akun YouTube dengan mengklik pilihan di kanan atas, pemilik akun bisa mengakses berbagai fitur YouTube seperti suka (untuk menyukai unggahan video), subscribe untuk berlangganan channel favorit, tonton nanti untuk menandai unggahan video yang bisa ditonton nanti dengan hemat kuota dan histori tontonan.

Setelah memiliki channel YouTube pemilik akun bisa mengunggah video, berlangganan saluran favorit agar tidak kehilangan jejak, membuat playlist dan memberi komentar. Dan tentunya yang tidak bisa dilewatkan adalah memanfaatkan akun YouTube untuk mendapatkan uang atau monetisasiYouTube.

Mendapatkan Uang dari Youtube
Mendapatkan uang dari YouTube bisa dilakukan dengan memasang adsense, sama halnya dengan memasang Google adsense pada blog. Namun perlu diingat bahwa channel video yang diperbolehkan menayangkan iklan adalah  channel yang memiliki setidaknya 10.000 penayangan. Peraturan baru YouTube ini berlaku sejal tanggal 6 April 2017.

Untuk menyetting aktivasi adsense yang harus dilakukan adalah; login ke akun YouTube, pilih ikon akun Creator Studio di bagian kanan atas, pilih channel Status dan Fitur di menu sebelah kiri, pilih Monetisasi dan klik Aktifkan. Ikuti langkah dan tutorial yang muncul di  layar untuk menyetujui persyaratan program partner YouTube.

Satu hal penting dalam mengupayakan pendapatan dari pemasangan iklan di channel YouTube adalah pemilik channel harus berupaya mendatangkan viewers atau penonton video. Minimal harus bisa mendapatkan 10.000 penonton untuk mendapatkan akses pemasangan iklan. Dan seperti halnya Google adsense pada blog pendapatan dari iklan akan semakin banyak jika semakin banyak pengunjung videonya.
        
Tips Monetisasi YouTube Bagi Pemula
YouTuber pemula perlu mengetahui teknik-teknik dasar dalam mengunggah video ke channel youtube. Pengetahuan mendasar adalah tentang pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecil pendapatan yang diperoleh dari monetisasi YouTube. Faktor-faktor tersebut, antara lain:
1.      Tema video channel YouTube.
2.      Kualitas video baik dari segi konten, manfaat bagi pengunjung dan kualitas kejernihannya.
3.      Durasi video.
4.      Sumber pengunjung video.
5.      Banyaknya subscriber.
6.      Banyak sedikitnya pengunjung.
7.      Kuantitas video.
8.      Banyak sedikitnya iklan yang dipasang.

Agar YouTuber pemula bisa mendapatkan tempat di hati para pemirsa dan pecinta dunia maya khususnya video blogging maka perlu membangun branding dan meningkatkan kemampuan membuat video. Poin-poin yang perlu diperhatikan dalam mengupayakan monetisasi channelYouTube adalah:
1.      Menentukan Tema Channel
Dalam dunia blogging pengkhususan tema dikenal dengan nama niche. Agar channel YouTube mempunyai subscriber setia maka perlu menentukan “niche” channel YouTube. Misalnya channel khusus obyek wisata, humor jenaka, wisata kuliner dan lainnya. Disarankan untuk membuat channel sesuai minat dan keahlian.
2.      Upgrade Kemampuan
Jangan pernah lelah untuk belajar editing video, teknik mengombinasikan lagu yang menjadi latar belakang dengan momen video, teknik merekam peristiwa dengan lebih baik dan teknik-teknik dasar termasuk membuat watermark.
3.      Peralatan yang Memadai
Siapkan peralatan yang memadai seperti kamera dan software.

Wednesday, December 20, 2017

Mau Belajar Membuat Website? Baca Dulu Ini!


Website adalah berbagai tempat penyedia informasi di internet. Dalam bahasa Indonesia, bisa disebut sebagai situs. Dalam KBBI, situs berarti tempat yg tersedia untuk lambang suatu inskripsi. Inskripsi adalah kata-kata yang diukirkan pada batu monumen atau benda lainnya. Jadi, membuat web seperti membuat sebuah monumen dimana kita menuliskan segala hal yang menurut kita layak dibagikan kepada orang lain. Website bisa berisi teks, software, gambar, video, dan sebagainya. Kita mengenal website dengan domain .com, .org, .co.id, dan sebagainya.

Langkah pembuatan website secara umum bisa digolongkan menjadi dua, yaitu melalui blog dan mulai dari nol. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut.
1.            Tetapkan Tujuan Pembuatan Website
Sebelum membuat website, tetapkan tujuan pembuatan website. Apakah website digunakan sebagai aktualisasi diri semata, keperluan mempromosikan produk, mempromosikan kegiatan kantor, atau keperluan yang lain. Tujuan pembuatan website mempengaruhi model website, fitur, sampai kapan harus diupdate.
Meskipun website bersifat independen, tetap lebih baik membuat website yang jelas peruntukannya, konsisten, dan bermanfaat. 
2.            Putuskan Domain dan Pilih Penyedia Layanan Website
Domain adalah alamat yang dipilih untuk website kita. Website milik perusahaan dan milik umum biasanya menggunakan domain .com atau .co.id. Website milik pemerintah umumnya menggunakan domain .go.id, dan website sekolah dapat menggunakan .sch.id. Pilihan ini merupakan hak pembuat website, dengan memperhitungkan konten dan tujuan pembuatan website. Pemilihan domain yang benar akan memudahkan pengguna menemukan website kita.
Penyedia layanan website dalam dunia maya disebut hosting. Saat ini ada banyak sekali perusahaan penyedia jasa hosting. Sebelum memilih, ada baiknya melakukan browsing dan perbandingan terlebih dahulu. Salah memilih hosting dapat mengakibatkan website kita kurang maksimal dalam pencarian google.
Jika ingin memulai dari blog, anda bisa membuat blog gratis. Langkah pembuatan blog tertera dalam website penyedianya, sangat mudah diikuti, dan dapat langsung digunakan untuk menyebarkan informasi.
3.            Buat Website
Langkah berikutnya, buat website. Untuk bagian ini, akan kita bagi menjadi dua.
a.      Pembuatan Website Melalui Blog
Pemilik blog dapat meningkatkan status blog menjadi Top Level Domain (TLD). Langkah yang perlu dilakukan adalah menghubungi penyedia jasa webhoster untuk memesan domain. Langkah ini mudah dilakukan, dibimbing oleh semacam customer service, banyak pilihan, dan tidak gratis. Status tidak gratis biasanya menjadi masalah bagi banyak orang, tetapi bila dibandingkan dengan pemasukan yang terbuka lebar dengan status TLD, maka biaya pembuatan domain bisa dianggap sangat murah. Tulisan dan segala sesuatu yang telah diunggah masih bisa tetap ada dalam website. Perubahan hanya terjadi pada statusnya saja.
b.     Pembuatan Website Dari Nol
Pembuatan website dari nol artinya website benar-benar dimulai dari kondisi tidak ada. Maka setelah menetapkan tujuan, memiliki domain dan hosting, buat website dengan memilih sistem yang sudah jadi, dapat pula dengan membuat website sendiri. Sistem yang sudah jadi memang memudahkan pengguna, terutama yang awam dalam bahasa pemrograman. Pengguna tinggal melakukan pengaturan dan website sudah jadi.
Namun bagi yang menginginkan website dengan fitur tertentu, akan lebih baik membuat sendiri website sesuai keinginan dan selera. Jika tidak sempat belajar pembuatan website, bisa memesan website pada penyedia jasa pembuatan website.

Memiliki website dapat memberikan keuntungan, mulai aktualisasi diri sampai keuntungan finansial. Dengan langkah pembuatan yang mudah, mengapa tidak?

Ternyata Begini Agar Content Bisa Jadi Viral

Conten Viral. Masih ingat fenomena “OM TELOLET OM”. Bisa jadi tidak semua orang yang mengucapkan kalimat itu memahami makna dan kisah dari mana asalnya. Sekedar ikut trend, selesai masalah. Tidak hanya anak muda, orang tua dan anak kecil pun ikut mengucapkan . Dalam bahasa kekinian, kalimat itu telah menjadi viral.

Content viral adalah sebutan bagi tulisan di dunia maya, yang disukai banyak orang, disebarkan secara sukarela, menjadi bagian kehidupan sehari-hari, dan menjadi trend baru. Content viral dapat ditulis oleh siapapun. Salah satu contoh adalah seorang bapak yang menulis curhatan di media sosial tentang istrinya. Tulisan itu begitu memprovokasi, sehingga banyak sekali ibu rumah tangga yang protes, melakukan share, dan mengomentari walau kebanyakan komentarnya menjatuhkan si bapak. Tingginya tingkat share dan komentar membantu akun si bapak menjadi terkenal dan tulisannya viral.

Siapapun, kapanpun, dan di manapun dapat menghasilkan Content viral. Untuk menghasilkannya, yang diperlukan adalah kemampuan berpikir kreatif dan tanggap terhadap lingkungan. 

Mengapa perlu membuat Content viral? Mari bandingkan dua kondisi ini:
Kondisi 1:
Seorang seniman mendadak terkenal karena karya lukisnya yang kontroversial ditawar dengan harga sangat tinggi.  



Kondisi 2:
Seorang seniman rajin berkarya dan melakukan pameran sampai tutup usia. Ia meninggal dalam kondisi sederhana, dengan ditunggui keluarganya yang setia.
Seniman pertama akan dikenang, setidaknya kisah hidup pernah menjadi viral pada suatu waktu. Bisa jadi setelahnya ia terus berkarya dan karya-karya selanjutnya juga dihargai mahal, namun bisa pula setelahnya ia tenggelam. Ia mungkin akan memiliki pola pikir yang berbeda setelah lukisannya laku dengan harga mahal. Perubahan pola pikir ini membuatnya baru melepas karya pada harga tinggi.
Seniman kedua, perjalanan proses kreatifnya berakhir seiring kepergian ke alam baka. Namun  ia hanya akan dikenang dalam lingkungan terbatas. Jika ada orang yang mengenal dan menyukai karyanya, bisa jadi jumlahnya sangat terbatas.
Jadi, jelas penting untuk setidaknya sekali saja membuat sesuatu yang kemudian menjadi viral. Bagi seorang penulis, tulisan yang viral merupakan kebanggaan. Hal ini menunjukkan tidak hanya kualitas tulisan, tetapi kepekaan mengamati lingkungan dan menganalisa jenis tulisan yang akan viral.

Bagaimana cara mendapatkan content viral?
1.   Sesuai Kebutuhan
Tulisan yang diunggah sesuai dengan kebutuhan target pembaca. Pembaca yang merasa kebutuhannya terpenuhi dengan tulisan pada sebuah web, bukan tidak mungkin akan berkunjung kembali ke web tersebut.



2.   Update
Hal-hal yang ditulis merupakan informasi update, tetapi disajikan dengan gaya tersendiri dan sudut pandang yang berbeda dari tulisan bertema sama dalam web lain.

3.   Hal Baru atau Inovatif
Tulisan yang disajikan memuat hal baru (inovatif). Tulisan yang inovatif dapat memberikan ide baru, bahkan yang tidak terpikirkan oleh pembaca. Umumnya pembaca menyukai jenis tulisan yang semacam ini, terutama pembaca yang bergerak dalam industri kreatif.

4.   Solusi Masalah
Tulisan menyajikan solusi (penyelesaian) masalah yang dialami pembaca. Sebagian orang mencari informasi dalam web ketika mengalami masalah, namun sulit menemukan solusi di dunia nyata. Solusi jitu dari suatu web memungkinkan pembaca berkunjung kembali pada lain kesempatan.

5.   Promosi  

Tidak kalah penting adalah promosi web dan tulisan yang baru diunggah. Promosi dapat dilakukan melalui media sosial, dengan menyelipkan link tulisan baru. Selipan link ini memungkinkan pembaca dapat langsung mengakses tulisan dengan sekali klik.

Mau Jadi Content Writer? Lakukan Cara Ini Ya!

sumber : dokumen pribadi
Content writer, dapat kita alih bahasakan menjadi penulis artikel. Pekerjaan ini mirip dengan penulis kolom di surat kabar atau majalah, hanya berbeda media saja.  Content writer bekerja untuk media di dunia maya, misalnya blog atau web. Jadi, jika kalian sering membaca berbagai artikel menarik di internet dan mendapat manfaat dari tulisan-tulisan itu, berterima kasihlah kepada Content writer-nya.

Mengapa seseorang perlu menjadi Content writer? Saat ini, dunia maya maju dengan begitu pesat. Banyak sekali web baru, milik berbagai perusahaan dan perorangan yang berlomba menghadirkan isi yang bermanfaat. Kondisi ini merupakan peluang emas bagi Content writer, mengingat tidak semua pemilik web juga memiliki kemampuan menulis.

Siapa saja bisa menjadi Content writer karena umumnya pekerjaan ini tidak dituntut dengan ijazah tertentu. Namun demikian, agar tulisan berbobot dan bermanfaat, maka Content writer harus memiliki wawasan yang luas dan banyak berlatih. Caranya? Banyak membaca. Sebaiknya genre bacaan juga beragam, dengan berbagai gaya penulisan.

Selain itu, Content writer dituntut untuk bekerja tepat waktu. Banyak web yang berusaha mengunggah tulisan baru setiap rentang waktu tertentu. Rajin mengunggah tulisan baru akan dapat meningkatkan rating. Agar tujuan ini bisa dicapai, maka Content writer harus menyediakan tulisan tepat waktu. Ketepatan waktu penyelesaian tulisan dapat dicapai jika penulis tidak menunda-nunda pekerjaannya. Akan lebih baik lagi jika penulis setiap hari meluangkan waktu untuk menulis sedikit demi sedikit, sehingga tulisannya dapat selesai tepat pada waktunya. Bandingkan dengan penulis yang memilih mengerjakan semua tulisan pada waktu terakhir. Cara ini tidak hanya melelahkan, namun juga mengakibatkan tulisan menjadi kurang berbobot karena ditulis dengan tergesa-gesa.

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, untuk menjadi seorang Content writer tidak harus memiliki ijazah tertentu. Ketika seseorang memutuskan menjadi Content writer, maka yang harus dilakukannya adalah berlatih menulis, banyak membaca, dan melakukan uji nyali mengunggah tulisan. Di mana bisa uji nyali? Saat ini telah banyak didirikan media blog gratis, baik berupa blog pribadi maupun komunitas. Manfaatkan media semacam ini, unggah tulisan, lalu promosikan kepada teman dan mintalah komentar mereka. Lapangkanlah dada, sebab bisa jadi tidak semua orang menyukai tulisan kita. Terimalah kritik dan gunakan untuk memperbaiki tulisan. Walau tidak perlu juga meluluskan semua usulan perbaikan. Ingat, kita memiliki gaya masing-masing.

Sebagai penulis pemula, akan baik sekali jika bergabung dengan komunitas penulis atau agen penyalur penulis. Komunitas memungkinkan untuk berbagi tips, saling mengomentari tulisan, dan berdiskusi tentang berbagai hal. Banyaknya interaksi akan sedikit banyak membentuk penulis memiliki gaya penulisan yang khas.

Bagaimana cara menjadi Content writer?
1.  Hubungi petugas admin web dan tawarkan jasa penulisan isi. Sebaiknya sertakan contoh tulisan yang sudah pernah diunggah. Akan lebih baik lagi jika contoh tulisan yang ditawarkan adalah tulisan yang banyak dibaca, bahkan menjadi viral;
2.  Bergabung dengan komunitas blogger. Komunitas yang sudah berdiri biasanya dihuni juga oleh blogger yang telah memiliki banyak koneksi. Bergabung dalam komunitas akan membuka peluang-peluang baru bagi calon Content writer;
3.  Bergabung dengan agen penulis. Agen bertugas mempertemukan web yang membutuhkan tulisan dengan penulis yang siap menyediakan jasanya. Bergabung dengan agen penulis juga dapat membuka peluang kerja sebagai Content writer, bukan tidak mungkin berlanjut sampai menjadi penulis buku.

Selamat mencoba ya.

5 Langkah Dalam Belajar Website Agar Sukses



sumber : pikluk.com

Membuat website dengan menggunakan jasa designer, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Belajar sendiri membuat website dapat menjadi solusi penghematan, bahkan kelak bisa menjadi sumber pendapatan baru dengan membuka jasa pembuatan website.

Secara sederhana, langkah-langkah pembuatan website adalah sebagai berikut :

1.       Mendaftar Domain dan HostingWebsite
Domain adalah alamat website yang akan digunakan. Pengguna bisa memilih domain sesuai tujuan pembuatan website. Contoh domain adalah .com, .co.id, .org, dan sebagainya. Pemilihan domain dapat membantu pengguna mengingat website yang dibuat. Jika pengguna dapat mengingat dengan baik, kemungkinan kunjungan dan penyebaran (share) besar. Efek bagusnya tentu kembali pada pemilik website.
Hosting adalah penyedia jasa layanan website, disebut juga provider. Hosting bisa jadi menyediakan jasa pembuatan website dari awal sampai akhir, termasuk paket website. Setiap jenis layanan akan dikenakan tarif tertentu. Dalam artikel ini, kita akan lebih fokus pada pembuatan website sendiri.

2.        Membuat Desain Website
Pemilik website tentu ingin tampilan website-nya gue banget, dengan kata lain sangat mewakili kepribadian pemiliknya. Seorang pesulap mungkin akan membuat website dengan warna dominan hitam untuk menghadirkan kesan misterius. Website milik sekolah anak (PAUD) cenderung membuat website yang penuh warna, dilengkapi dengan ikon dan animasi yang lucu. Sekilas melihat tampilan depan sebuah website, kita dapat langsung merasakan aura yang mewakili pemilik website.
Desain web dapat dilakukan dengan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan berbagai perangkat lunak lainnya. Untuk memudahkan, tidak ada salahnya membuat sketsa di kertas sebelum dibuat dalam bentuk digital.

3.  Setelah desain tampilan website selesai, dilanjutkan dengan pengaturan kode layout. Ini adalah pengaturan akses dan fitur-fitur yang dapat digunakan oleh pengguna website. Pekerjaan ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu memahami HTML, CSS, dan Javascript. Dalam program-program tersebut, digunakan berbagai macam perintah yang nantinya akan menjadi kode layout website. Ingin tampilan berupa kolom, gunakan perintah layout grid. Jika ingin tampilan yang lain, tinggal pilih. Dalam proses ini, terkadang diperlukan keahlian penggunaan Framework, contohnya Bootstrap dan jQuery. Saat ini telah banyak diunggah tutorial video pengaturan kode layout. Ikuti langkah-langkah yang dijelaskan dalam video, lalu beranilah mencoba untuk mendapatkan tampilan yang sesuai keinginan dan selera.

4.  Langkah berikutnya adalah pengerjaan sistem kerja website. Pengaturan ini biasanya menggunakan bahasa pemrograman PHP, JSP, atau ASP. Langkah ini memerlukan pemahaman tentang algoritma dan konsep pemrograman. Pengaturan kerja website yang baik akan dapat menjaga website dari serangan peretas.
Kita tentu tahu bahaya masuknya peretas yang dapat mengakses data-data penting, kemudian menyebarkannya pada pihak lain.

5.   Atur penggunaan website, termasuk iklan yang mungkin akan ditawarkan untuk ditampilkan. Jika ingin menggunakan Adsense, rajinlah melakukan kontrol. Terkadang iklan yang muncul adalah iklan yang justru mengganggu pengguna. Gangguan ini bisa berupa tampilan yang terlalu sering, gambar bergerak yang mengganggu konsentrasi membaca, sampai gambar yang bersifat pornografi. Jika website dibuat untuk tujuan keagamaan, tentu kurang sesuai jika memuat iklan yang berbau pornografi dan SARA.


Demikian langkah-langkah belajar membuat website. Banyak hal tidak bisa dijelaskan secara detail dalam tulisan singkat ini. Lengkapi pengetahuan anda dengan banyak belajar dari berbagai link dan video, serta latihan yang intensif dan berani mencoba. 

Monday, December 18, 2017

Badai Cempaka Berlalu, Badai Dahlia Menyusul

Badai Cempaka Berlalu, Badai Dahlia Menyusul


sumber : Ivan Arjam46


Mendengar kata cempaka atau dahlia, kita terbayang sebuah bunga yang indah dan menawan.

Tapi yang satu ini sungguh sangat berbeda, sangat ganas dan mengerikan. Apa-apa yang dilaluinya 

akan diterjang habis dan akan porak poranda. Itulah badai cempaka dan badai dahlia. Kita harus 

banyak belajar atas kejadian/musibah yang ada di wilayah kita akhir-akhir ini.

Yuk kita tengok seperti apa wujud badai dahlia itu...



Cara Menghasilkan Uang Dari Youtube

Cara Menghasilkan Uang Dari Youtube





Menarik banget ya, 

Dengan meng-up load vedio ke youtube kita bisa mendapatkan uang. Ini nih cara mudah untuk mendapatkan uang dari youtube.

sumber : Anthonius Wu
Selamat mencoba ya, semoga sukses selalu




Tuesday, December 12, 2017

VEDIO LUCU BIKIN NGAKAK


sumber : Youtube cah Mending



Yuk nonton vedio super lucu yang bikin ngakak fresh video lucu bikin ngakak.
Dilarang menahan ketawa !